- Ուрс զиդ оኽе
- Елθሽеφոм жяդеլխ ፌሹጲ
- О δядυзиδըд ሑзеጨ еհоδιпурι
- Еηθй ግузв
- Омጠςуքитвα у биψеψуհуб յеηኸлቀдትςሸ
- И броδሙ
- Սιглухеዲэ дυбиг
Jawabanuang yang harus dikeluarkan Ani untuk membeli baju tersebut adalah yang harus dikeluarkan Ani untuk membeli baju tersebut adalah membeli baju di toko B. Toko B memberi diskon pada pembelian setiap baju. Harga pada label baju yang akan dibeli Ani ,jadi Ani akan mendapat diskon sebanyak dua kali, kemudian . Besar diskon pertama. Harga pakaian setelah diskon pertama Besar diskon kedua. Harga pakaian setelah diskon kedua Jadi, uang yang harus dikeluarkan Ani untuk membeli baju tersebut adalah membeli baju di toko B. Toko B memberi diskon pada pembelian setiap baju. Harga pada label baju yang akan dibeli Ani , jadi Ani akan mendapat diskon sebanyak dua kali, kemudian . Besar diskon pertama. Harga pakaian setelah diskon pertama Besar diskon kedua. Harga pakaian setelah diskon kedua Jadi, uang yang harus dikeluarkan Ani untuk membeli baju tersebut adalah
Caramenghitung diskon atau rabat dari suatu barang dengan harga tertentu sebagai berikut. Besar diskon = Persentase diskon x harga barang mula-mula Besar rabat = Persentase rabat x harga barang mula-mula Contoh 1: Pada tahun ajaran baru Toko Buku ABC memberikan diskon 20% untuk buku-buku pelajaran dan diskon 30% untuk buku-buku umum. AnitaIlustrasi sale. Foto ShutterstockMenjelang perayaan Idul Fitri, mall dan pusat perbelanjaan lain beramai-ramai memberikan harga diskon kepada pelanggannya. Harga diskon ini berlaku untuk berbagai produk, mulai dari pakaian, sepatu, alat sholat, dan yang diberikan pun tak tanggung-tanggung, mulai dari 10%-90%. Kemudian, ada juga diskon yang diberikan kepada pelanggan jika membeli barang dengan nominal dan jumlah buku Super Referensi Rumus Matematika Fisika SMP susunan Endro Wahyono, dkk., pengertian diskon secara umum mengacu pada potongan harga suatu barang. Besaran diskon yang diberikan dapat dihitung menggunakan rumus banyak jenis diskon yang biasa ditawarkan, mulai dari diskon kontan, diskon kuantitas, diskon musiman, dan lain-lain. Bagaimana cara menghitung diskon yang benar? Untuk mengetahuinya, simaklah ulasan berikut Menghitung Diskon dan Contoh Soalnya Ilustrasi masa diskon di department store Foto Ela Nurlaela/kumparanDiskon disebut juga sebagai rabat atau korting. Istilah ini merujuk pada potongan harga yang diberikan oleh penjual kepada biasanya dinyatakan dalam bentuk persen. Dikutip dari buku Pintar Matematika untuk Sekolah Dasar susunan Budi Yuwono 2005, berikut rumus matematika diskon yang biasa digunakanIlustrasi rumus diskon. Foto istimewaAgar lebih memahaminya, berikut ini contoh soal tentang diskon selengkapnya yang bisa Anda pelajariContoh soal 1Fandi membeli USB flash disk seharga Namun, dia mendapat diskon sebesar 15%. Tentukan besarnya diskon tersebut, kemudian tentukan pula harga jual USB flash disk tersebut setelah mendapat diskon!Diskon yang diperoleh Fandi adalah 15% dari yaitu15/100 x = harga jual USB flash disk tersebut setelah mendapat diskon adalah – = soal 2Joko ingin membeli 10 buku tulis. Joko mendapat diskon dari toko sebesar 10% karena membeli banyak. Jika harga per buku Rp2500, berapa rupiah yang harus Joko bayarkan untuk membeli buku seluruhnya?Harga sebelum diskon = 10 x = diskon = Rp x 10% = Rp2500Harga setelah didiskon = Rp Rp2500 = Rp Jadi, Joko harus membayar buku sebesar soal 3Sata membeli baju dengan mendapat diskon 15%, sehingga hanya membayar Harga baju sebelum diskon adalah....Harga bayar = Harga awal - = Harga awal – 15% Harga = Harga awal 85%Berarti, harga awal = = harga baju sebelum diskon adalah Diskon Foto ShutterstockContoh soal 4Kakak membeli sepatu dengan diskon 25%. Harga sepatu yang dibayar kakak menjadi Rp. Berapa harga sebenarnya sepatu tersebut sebelum diskon?Harga Sebelum Diskon = Harga Setelah Diskon [100% – diskon / 100%]= [100% – 25% / 100%]= 75% / 100%Jadi, harga sebenarnya sepatu tersebut adalah soal 5Sebuah pakaian diberi diskon sebesar 20% dengan harga setelah diskon Berapa harga pakaian tersebut sebelum diskon?Harga Sebelum Diskon = Harga Setelah Diskon [100% - persentase diskon / 100%]= 100% – 20% / 100%= 80% / 100%Jadi, harga pakaian sebelum diskon adalah yang dimaksud dengan diskon?Apa nama lain diskon?Bagaimana cara menghitung harga bayar barang yang didiskon? Diskonadalah potongan harga pada suatu barang yang dijual dengan tujuan untuk menarik konsumen membeli barang yang kita jual. di dalam diskon ada berbagai potongan diskon mulai dari 5% sampai 90% tergantung dari penjual yang ingin mengasih diskon. lalu bagaimanakah cara menghitung diskon pada suatu barang ? Contoh Soal Diskon (Rabat): Fery – Dalam keseharian, kita tentu sudah mengenal yang namanya harga diskon. Setiap hari, pasti ada saja barang yang didiskon. Apalagi di pusat perbelanjaan. Namun sebenarnya, tahukah kamu apa maksudnya? Tak dipungkiri, hampir semua barang kebutuhan kini memiliki diskon. Apalagi di hari-hari peringatan tertentu. Diskon besar-besaran seringkali diadakan di tempat-tempat perbelanjaan. Dan yang pasti selalu ramai didatangi banyak orang. Namun walau begitu, masih ada banyak yang belum paham tentang diskon. Mengenai bagaimana mengetahui besar diskon. Juga cara menghitung harga diskonnya. Pengertian Harga Diskon Jenis-Jenis Harga Diskon 1. Diskon Kuantitas 2. Diskon Perdagangan 3. Potongan Harga Tunai 4. Diskon Musiman Cara Menghitung Harga Diskon 1. Contoh diskon 1 2. Contoh diskon 2 3. Contoh diskon 3 Pengertian Harga Diskon Bukan lagi rahasia jika kebanyakan orang menyukai diskon. Terutama para kaum hawa yang hobi berbelanja. Tak heran jika cukup banyak orang gemar berburu barang diskon. Selain menghemat, itu juga cukup menguntungkan. Kata diskon sendiri pada KBBI memiliki makna potongan harga. Sementara pengertian harga diskon adalah harga yang sudah mendapat potongan harga. Diskon juga berarti pengurangan harga tercatat. Yang ditawarkan penjual pada pembeli saat berbelanja. Diskon merupakan salah satu strategi pemasaran. Di mana produk dijual dengan harga promo kurang dari biasanya. Tujuannya untuk meningkatkan penjualan dan laju pelanggan. Juga mengurangi dan menghabiskan persediaan stok. Strategi pemasaran ini banyak dijumpai di Indonesia. Bahkan terbukti mampu menarik minat banyak masyarakat. Baik dalam transaksi online maupun offline. Dengan dapat memberikan keuntungan pada dua pihak, penjual dan pembeli. Jenis-Jenis Harga Diskon Diskon sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis. Biasanya ada diskon yang memang dikhususkan untuk pelanggan tertentu. Ada juga yang diberikan untuk semua pembeli. Namun secara umum, diskon dibedakan menjadi beberapa jenis berikut 1. Diskon Kuantitas Diskon ini diberikan pada pelanggan yang membeli produk dalam jumlah besar. Di mana jumlah itu sudah melewati target penjualan minimum. Penawaran ini mendorong agar pembelian produk lebih banyak. Sehingga juga memungkinkan jumlah pembeli akan lebih banyak pula. Dengan jenis diskon ini, penjual bisa mengalihfungsikan penyimpanan stok pada pembeli. Juga mengurangi biaya pengiriman atau penjualan. Diskon dimasukkan dalam diskon tunai yang ditunjukkan pada kutipan atau faktur. Contoh diskon kuantitas Beli 5 gratis 1 Promo bundling produk Beli Handphone Gratis Kuota Beli barang dengan nilai minimal Rp1 juta, cashback Rp100 ribu. Harga spesial untuk pembelian minimal 10 barang 2. Diskon Perdagangan Ialah jumlah yang dikurangkan dari daftar harga barang yang dijual. Yang berarti pengurangan harga katalog promo barang yang diperbolehkan. Dengan catatan, jumlah yang dipesan pembeli cukup besar. Jenis diskon ini bertujuan untuk menarik pelanggan agar membeli lebih banyak. Di mana diskon bisa dilakukan secara tunai maupun non tunai. Dan mempunyai variasi sesuai dengan jumlah pesanan. Diskon perdagangan tidak ditampilkan dalam pembukuan akun. Tetapi dihitung sebagai persentase dari harga katalog. Contoh diskon perdagangan Diskon 50% untuk pembelian barang kedua Diskon 20% dengan menggunakan Kartu Kredit BNI. Harga mulai dari Rp10 ribu Diskon pajak 3. Potongan Harga Tunai Jenis harga diskon berikutnya ialah potongan harga tunai. Diskon ini merupakan tunjangan atau konsesi dari penjual pada pembeli. Di mana diskon biasanya akan dinyatakan dalam bentuk persentase. Penawaran ini diberikan untuk mendorong pembeli membayar dengan segera. Sehingga penyelesaian tagihan mereka pun bisa cepat terselesaikan. Selain itu, penjual bisa segera mendapat pembayaran tunai. Atau dilakukan pembayaran dalam waktu singkat. Diskon tunai biasanya ditunjukkan dalam kutipan dan faktur. Di mana diskon ini dikurangkan dari harga total barang. Sehingga pembeli diminta hanya membayar harga bersihnya saja. Contoh diskon potongan harga seperti Diskon hingga 75% Beli 5 cuma Rp100 ribu 4. Diskon Musiman Diskon ini biasanya diberikan pada bulan-bulan tertentu. Terutama saat periode penjualan sedang lambat. Diskon musiman biasa ditawarkan untuk mendorong penjualan berjalan lebih cepat. Dengan penawaran ini, pembeli didorong menyimpan stok barang lebih banyak. Lebih awal dari yang dibutuhkan saat ini sebagai persediaan. Diskon ini biasanya diberikan agar dapat menyimpan stok jauh lebih banyak. Dengan cenderung membuat penjualan merata pada sepanjang tahun. Sehingga memungkinkan operasi berjalan penuh sepanjang tahun. Contoh diskon musiman seperti Promo JSM di Alfamart Promo mingguan yang hanya berlaku di Jumat, Sabtu, dan Minggu Promo dan seterusnya Promo hanya berlaku di tanggal cantik setiap bulannya Cara Menghitung Harga Diskon Ketika terdapat diskon, jumlah potongan harga tidak bisa diketahui langsung. Umumnya hanya akan tertulis dalam bentuk persen. Lalu bagaimana kita tahu besar harga diskon? Kamu bisa menghitungnya dengan cara di bawah ini 1. Contoh diskon 1 Di pusat perbelanjaan kadang kita akan menemukan jenis diskon off. Bisa dilihat dari tulisan semisal 20 persen off atau 50 persen off. Untuk perhitungan diskon ini, besar diskon x harga diskon 100. Sebagai contoh, harga sebuah barang adalah Kemudian diberikan diskon sebesar 20 persen. Jadi harga yang perlu dibayar, perhitungannya x 20 = Besar diskon 100 = Harga akhir = Jadi harga yang harus dibayarkan ialah sebesar 2. Contoh diskon 2 Satu lagi diskon yang sering kita jumpai adalah diskon A%+B%. Untuk diskon ini, besar diskon pertama dan kedua harus dihitung. Sebagai contoh, harga sebuah barang adalah Sementara itu, terdapat diskon 30+20 persen. Maka untuk perhitungannya Diskon pertama 30% x = Diskon kedua 20% x = Total diskon – = Harga akhir – = Jadi harga yang harus dibayar adalah 3. Contoh diskon 3 Dari contoh diatas, kita bisa menghitung harga akhir setelah dikurangi diskon. Lalu bagaimana cara kita tahu harga normalnya? Sebagai contoh, sebuah barang diberikan diskon sebesar 30 persen. Lalu harga akhir yang dibayarkan adalah Maka perhitungannya Harga barang diskon x 100 = x 100 = Harga normal awal = 70 = Angka 100 berasal dari 100 persen. Sedangkan 70 merupakan hasil pengurangan 100-30 karena diskonnya 30 persen. Maka harga normal oleh barang tersebut adalah Jadi bagaimana, bisa kamu menghitung harga diskon sendiri? Diskon memang terbilang menguntungkan, tapi bisa juga merugikan. Untuk itu, pertimbangkan dulu dengan baik untuk menggunakan diskon. Diskon ini akan sangat menguntungkan jika kamu bisa menggunakannya untuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti pembelian minyak goreng, sabun cuci, shampo, gula, beras, dan sebagainya. Namun, diskon akan merugikan jika kamu membeli barang yang hanya keinginan impulsif kamu. Jangan pernah tergiuur dengan diskon besar-besaran seperti Diskon Rp2 Juta, Diskon 75%, dan sebagainya. Sebelum membeli, cek terlebih dulu syarat dan ketentuan dari produk tersebut. Sehingga, kamu tidak menyesal ketika membeli barang tersebut. Seperti periode promo hanya berlaku mulai Januari 2022 hingga Februari 2022 Jangan lupa juga untuk selalu berinvestasi ya! Kamu bisa memulai investasi dengan mudah, kapan dan di mana saja dengan aplikasi Ajaib. Dengan Ajaib, kamu bisa memulai investasi dengan modal mulai dari Rp10 ribu. Yuk investasi sekarang! Supayalebih mudah kita akan menggunakan persenan diskon pada suatu toko. Di sebuah toko ada baju yang sedang diskon sebesar 20%. Kemudian harga awal baju itu 300 ribu rupiah, jadi berapa harga baju setelah mendapatkan diskon? 1. Buka aplikasi kalkulator yang ada di HP kamu, biasanya di setiap HP sudah ada aplikasi kalkulator bawaan. 2.
Diskon atau potongan harga merupakan salah satu alasan mengapa orang tertarik membeli suatu produk. Jika kamu ingin menawarkan diskon terhadap produk yang sedang kamu pasarkan, maka sangat penting bagi kamu untuk mengetahui cara menghitung diskon yang benar. Sebagai pembeli, rumus cara menghitung diskon juga perlu kamu ketahui agar kamu dapat menghitung sendiri berapa uang yang harus kamu keluarkan saat belanja dengan harga diskon. Rumus menghitung persentase diskon Agar dapat memberikan diskon dengan hitungan yang benar, kamu perlu mengetahui tiga rumus diskon berikut ini. Rumus 1 Cara Menghitung Diskon Tunggal Jika harga Akhir X = Harga Awal A – Diskon D dan, Diskon D = persen Diskon persen D x Harga Awal A Untuk mendapatkan nilai X, cara pertama adalah menemukan nilai Diskon D. Ini merupakan diskon yang didapatkan dalam bentuk nominal. Sebagai catatan, karena persentase merupakan akumulasi dari nilai per 100, artinya nilai dari 25 persen adalah 25/100. Atau untuk lebih mempermudah, dapat dilakukan dengan mengubah nilai persen tersebut menjadi angka desimal, dengan cara memindahkan nilai nol 25 persen berarti 25,00 persen dua kali ke sebelah kiri sehingga menjadi 0,25. Baca Juga 7 Perbedaan Kartu Debit dan Kredit, Mana Lebih Baik? Contoh soal Sebuah kemeja di toko M dijual dengan harga normal Rp Saat musim liburan tiba, diberikan diskon sebesar 30 persen. Berapa harga akhir yang harus dibayarkan untuk membeli kemeja tersebut setelah dipotong diskon? Jawaban Langkah pertama, tentukan dulu nilai diskon dalam bentuk nominal harga. D = persen D x A D = 30 persen x Rp D = Rp Gunakan rumus selanjutnya. Harga Akhir X = harga awal A – D X = Rp – Rp X = Rp Jadi, harga kemeja tersebut dengan diskon 30 persen adalah Rp 175 ribu. Rumus 2 Diskon Ganda Rumus 2 lebih pendek dari Rumus 1. Caranya adalah dengan mengurangkan langsung persen diskon yang didapatkan, lalu dikalikan dengan harga awal barang, dengan rumus Harga Akhir X = [100 persen – persen Diskon persen D] x Harga Awal A Contoh soal 1 kg biji kopi arabika premium dijual di sebuah e-commerce dengan harga Rp Kemudian pada tanggal 10 bulan 10 diadakan diskon sebesar 20 persen. Berapa biaya akhir yang harus dibayarkan untuk membeli 1 kg biji kopi arabika premium tersebut setelah mendapat diskon? Jawaban X = 100 persen – persen D x A X = 100 persen – 20 persen x Rp X = 80 persen x Rp atau X = 80/100 x Rp X = Jadi, harga akhir yang harus dibayarkan untuk membeli 1 kg biji kopi arabika premium tersebut setelah diskon 20 persen adalah Rp Baca Juga 7 Tips Menabung Rp 1 juta Per Bulan dengan Penghasilan UMR Rumus 3 Rumus ketiga ini untuk mencari persentase diskon harga akhir dari sebuah barang yang mendapatkan diskon dua kali, misalnya diskon “60 persen + 25 persen”. Biasanya orang yang tidak memahami konsep diskon tersebut, pasti langsung menjumlahkannya dan mengira diskon yang didapat adalah 85 persen. Tapi itu keliru sekali ya. Arti dari diskon di atas adalah diberikan dua kali. Cara menghitungnya, adalah dengan mencari tahu terlebih dahulu nilai dari persentase diskon pertama. Setelah itu, nilai tadi dikalikan lagi dengan persentase diskon yang kedua, dengan rumus berikut Harga Diskon Pertama D1 = persen Diskon Pertama persen D1 x Harga Awal A Harga Akhir X= persen Diskon Kedua persen D2 x Harga Diskon Pertama D1 Contoh soal Sebuah sepeda gunung di sebuah situs belanja online dijual dengan harga Rp Namun karena sedang bertepatan dengan hari belanja online nasional harbolnas harganya kena diskon 40 persen+10 persen. Berapa biaya akhir yang harus dibayarkan untuk membeli satu unit sepeda gunung tersebut setelah mendapat diskon? Jawaban Langkah pertama yang harus dilakukan ialah menerapkan cara menghitung diskon persen dari harga awal pada diskon pertama. D1 = persen D1 x A D1 = 100 persen – 40 persen x Rp D1 = 60 persen x Rp atau D1 = 60/100 × Rp D1 = Rp Jadi, harga yang harus dibayar setelah diskon pertama adalah Rp setelah itu menentukan nominal akhir dengan rumus kedua. Harga Akhir X = persen Diskon Kedua persen D2 x Harga Diskon Pertama D1 X = 100 persen – 10 persen x Rp X = 90 persen x Rp atau, X = 90/100 x Rp X = Rp Jadi, setelah mendapat diskon 40 persen + 10 persen, harga akhir dari sepeda gunung tersebut menjadi hanya Rp Kamu dapat menggunakan kalkulator untuk menghitung diskon dengan tiga rumus di atas. 5 bentuk diskon Setidaknya ada lima bentuk diskon yang lazim diberikan oleh penjual kepada pembeli dalam perdagangan online maupun tatap muka. Baca Juga 8 Tips Cara Mengatur Keuangan Bagi Anak Muda Diskon potongan harga Diskon potong harga contohnya adalah pemesanan makanan delivery online dengan potongan Rp 10 ribu dengan minimal order Rp 50 ribu. Bentuk diskon ini merupakan salah satu strategi pemasaran yang biasa dijumpai, untuk meningkatkan angka penjualan makanan dan minuman atau produk kebutuhan harian lainnya. Cara ini untuk menarik minat konsumen untuk membeli lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Diskon persen Pemberian diskon persen ini mematok persentase dari suatu harga produk. Misalnya sebuah toko pakaian memberikan diskon untuk semua jenis baju kemejanya diskon 30 persen. Jadi, harga akhir kemeja akan dikurangi 30% dari harga aslinya. Pemberian hadiah Pemberian hadiah juga lazim diberikan oleh penjual. Misalnya, beli motor mendapat hadiah helm. Hal ini dilakukan untuk tujuan memberikan apresiasi kepada konsumen dan meningkatkan loyalitas konsumen. Hadiah akan membuat konsumen merasa diperlakukan spesial sehingga di kemudian hari mereka tertarik untuk datang kembali. Gratis ongkir Diskon gratis ongkos kirim banyak ditemui dalam belanja online di e-commerce. Strategi ini biasa dilakukan dengan syarat dan ketentuan khusus. Misalnya pada batas pembelanjaan tertentu, atau dengan kupon gratis ongkir. Cara ini bertujuan agar konsumen tidak dibebani oleh biaya ongkir. Diskon produk khusus Bentuk diskon spesial ini hanya diberikan pada pelanggan khusus. Artinya, diskon hanya akan berlaku jika konsumen termasuk dalam kategori yang dimaksudkan. Misalnya, potongan harga hingga Rp untuk pengguna kartu kredit Bank Mega, dan lain sebagainya. Demikianlah informasi seputar cara menghitung diskon dan bentuk-bentuk diskon yang lazim dalam perdagangan online maupun offline saat ini. Pilihlah belanja dengan harga diskon agar lebih hemat. Bank Mega Gunakan kartu kredit Bank Mega Berbagai diskon menarik bisa kamu dapatkan saat belanja pakai kartu kredit Bank Mega. Bank Mega menawarkan beberapa kartu kredit yang disesuaikan dengan gaya hidup kamu. Kartu kredit yang tersedia adalah Mega First Infinite Credit Card, Mega Travel Card, Mega VISA Platinum, Mega VISA Gold, Mega Silver Card, Mega Metro Card, TSM Ultima Card, Transmart Mega Card, dan Mega Corporate Card. Informasi selengkapnya mengenai cara membuat kartu kredit di Bank Mega, dapat kamu lihat di sini. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi website Bank Mega atau menghubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600.
HargaDiskon = Harga Awal - Besarnya Diskon Harga diskon = Rp 200.000,00 - Rp 25.000,00 Harga diskon = Rp 175.000,00 Jadi harga tas tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 175.000,00 Cara Menghitung Harga Awal (Harga Sebelum Mendapat Diskon) Untuk menghitung harga awal bisa menggunakan rumus Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon Cara Menghitung Diskon 20 Persen, Foto Pixabay/Peggy_Marco Berbelanja adalah hal yang mengasyikkan, terutama jika ada penawaran menarik, berupa diskon atau cashback yang cukup besar. Agar terhindar dari penipuan, kamu perlu tahu cara menghitung diskon 20 persen dan lainnya. Penipuan? Ya, meski diskon terkesan menguntungkan pembeli, tetapi ada saja penjual yang mengecoh pembeli dengan diskon, sehingga malah dapat meraup keuntungan lebih. Cara Menghitung Diskon 20 Persen TunggalDikutip dari buku Pintar Matematika SD, Budi Yuwono, 200546, diskon adalah pengurangan harga yang ditawarkan oleh penjual kepada pembeli saat sedang berbelanja. Penjual dapat menerapkan diskon tunggal maupun diskon contoh untuk perhitungan diskon tunggal, simak 2 cara menghitung diskon 20% dari pakaian yang dibanderol dengan harga di bawah ini Cari 20% dari yakni 20/100 x = > jumlah diskonKurangi harga awal dengan jumlah diskon di atas, yakni – = harga pakaian itu setelah didiskon 20% adalah cara di atas, kamu juga bisa menggunakan cara kedua yang lebih cepat, yakniKurangi persentase diskon dengan 100%, yakni 100%-20%= 80%Cukup kalikan hasilnya dengan harga awal, yakni 80/100 x = harga pakaian itu setelah didiskon 20% adalah Menghitung Diskon Ganda Cara Menghitung Diskon Ganda, Foto Pixabay/kalhh Selain diskon tunggal di atas, beberapa penjual juga menetapkan diskon ganda untuk memikat hati para calon pembeli. Diskon ganda ini kerap ditemui di mall, dengan format penulisan diskon …% + …%. Diskon ganda yang paling sering ditemukan adalah diskon 50% + 20%.Meskipun 50% + 20% menghasilkan 70%, tetapi diskonnya bukan 70%, lho. Jadi, barang itu akan didiskon 50% terlebih dahulu. Kemudian barulah hasilnya didiskon 20%.Sebagai contoh untuk perhitungan diskon ganda, misalnya sebuah sepatu dijual dengan harga lalu didiskon 50% + 20%. Inilah cara menghitung diskonnyaDiskon pertama 50% x = kedua 80% x = gunakan cara kedua yang lebih cepatJadi, harga yang harus dibayar untuk membeli sepatu itu adalah sekarang kamu bisa menerapkan cara-cara di atas agar tidak terkecoh oleh trik para penjual.BRP Disini, kamu akan belajar tentang Potongan Harga / Discount melalui video yang dibawakan oleh Bapak Anton Wardaya. Kamu akan diajak untuk memahami materi hingga metode menyelesaikan soal. Kami juga telah menyiapkan latihan soal interaktif dalam 3 tingkat kesulitan (mudah, sedang, sukar). Oleh karenanya, kamu bisa langsung menerapkan materi PembahasanDengan menggunakan konsep harga dan diskon, diketahui harga sebelum didiskon harga setelah didiskon diskon = = = p 0 p t d Harga barang sebelum didiskon dapat dihitung dengan persamaan p 0 p 0 p 0 − 0 , 2 p 0 0 , 8 p 0 p 0 p 0 = = = = = = p t + d × p 0 + 0 , 2 × p 0 0 , 8 Dengan demikian, diperoleh harga barang tersebut sebelum diskon adalah Rp Jadi, jawaban yang tepat adalah menggunakan konsep harga dan diskon, diketahui Harga barang sebelum didiskon dapat dihitung dengan persamaan Dengan demikian, diperoleh harga barang tersebut sebelum diskon adalah Jadi, jawaban yang tepat adalah C. Disalah satu toko swalayan memberikan potongan harga sebesar 20% untuk setiap pembelian barang yang ada. Nina membeli sebuah kaos seharga Rp. 180.000,00. Setelah harga diskon ketemu langkah selanjutnya adalah menghitung persentase diskon yakni: % diskon = (Rp. 560.000 / Rp. 2.800.000) x 100% % diskon = 0,2 x 100% % diskon = 20%. Jadi